19:43 WIB - Tuesday, 29 July 2014 INDONESIA ENGLISH

Jumlah Perkebunan Kelapa Sawit Lolos ISPO Baru 40 Buah

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

 

Jakarta — Dari sekitar 138 perusahaan ataupun perkebunan kelapa sawit yang mengajukan sertifikasi ramah lingkungan ISPO, yang lolos hanya 40. Itu karena ISPO diberikan dengan saksama. “Misalnya, dalam hal kelengkapan perizinan, ISPO diberikan sangat selektif,” kata Ketua Sekretariat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Rosediana, dalam media gathering di Kementerian Pertanian, Jakarta, hari ini.

Rosediana mengatakan, ISPO dirancang bukan atas tekanan publik. Itu berlainan dengan sertifikasi serupa seperti RSPO (Roundable on Sustainable Palm Oil) yang ada atas permintaan pembeli minyak sawit. “Dan REPO kan cenderung dibuat oleh buyer untuk menurunkan harga jual produsen,” kata dia.

Sementara, dalam kesempatan yang sama, Direktur Tanaman Tahunan Kementerian Pertanian RI, Herdrajat Natawidjaja, mengatakan bahwa untuk memercepat sertifikasi ISPO, pihaknya akan mengintensifkan sosialisasi. “Kami akan memanggil perusahaan-perusahaan terkait itu,” kata dia.

Semua pelaku usaha akan didorong untuk segera menerapkan ISPO. “Sebab, sertifikasi ramah lingkungan untuk produsen sawit akan menjadi norma dunia,” kata Herdrajat. (DHI/AL/DHI)

Tags: